Kamis, 05 Mei 2011

Pelempar Telur ke Arah Justin Bieber Ditangkap

Seorang remaja pelaku pelemparan telur ke arah Justin Bieber ditangkap polisi, Kamis (5/5), di wilayah Bondi Junction, Australia. Remaja 17 tahun yang namanya dirahasiakan itu dituduh telah menerobos secara ilegal ke atap Acer Arena, Sydney, untuk melemparkan telur ke arah pelantun lagu Baby saat konser di Australia beberapa waktu lalu.

Saat ini, ia masih bebas dengan jaminan bersyarat. Remaja ini akan diadili di Pengadilan Anak Parramatta pada tanggal 2 Juni nanti. Petugas di Acer Arena baru melaporkan kejadian ini ke polisi saat melihat video insiden ini beredar luas di dunia maya.

Justin dilempari beberapa telur oleh penggemarnya. Tapi Justin tidak terkena satu pun dari serangan pelemparan telur yang entah berasal dari mana datangnya itu.

Selena Gomez Lelah Sembunyikan Kisah Asmaranya

Selena Gomez mengaku lelah harus menyembunyikan kisah cintanya dengan Justin Bieber. Bintang Disney ini bahkan kerap sakit hati tatkala harus membagi cintanya kepada para penggemar yang selalu mengerubungi sang kekasih.

"Aku tidak suka menyembunyikan sesuatu. Aku memang senang menjaga hal-hal tertentu hanya untuk konsumsi pribadiku. Namun, pada akhirnya Aku menjadi dewasa dan jatuh cinta. Aku akan bergaul dengan banyak orang dan akan mengeksplorasi diri, dan aku tidak keberatan dengan itu," kata Gomez.

Kisah cinta keduanya mulai terkuak ketika Gomez dan Bieber menghadiri pesta makan malam Academy Awards. Walaupun sebelumnya Gomez berusaha untuk menutup-nutupinya, pancaran kasih dari mata mereka berdua tidaklah bisa dipungkiri.

Aldy Taher Jualan Cireng

Aci goreng alias cireng merupakan camilan favorit artis Aldiansyah Taher sejak dahulu kala. Aldy kecil kerap menyantapnya saat jam istirahat atau sepulang sekolah. Saat ini, Aldy ingin kembali mencicipi cireng yang rupanya sulit ditemui di Ibu Kota.

Pencarian cireng membawa Aldy ke kawasan Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat. Mantan suami pedangdut Dewi Perssik itu berusaha menemui salah seorang warga yang dikenal mahir membuat cireng. Dan, Aldy pun bertemu dengan sosok pak Marta.

Dengan arahan sang ahli, Aldy berusaha menumbuk dan mencampur beberapa bahan dasar seperti tepung aci, bawang putih, lada, garam, penyedap rasa, dan lainnya. Adonan yang sudah jadi kemudian dibentuk bola dan ditusuk seperti satai. Cireng pun siap disantap setelah terlebih dahulu digoreng selama beberapa menit.

"Ini makanan asli Indonesia, makanan nostalgia," ucap Aldy di Status Selebritis SCTV, Kamis (5/5).

Tak hanya membuat, Adly pun membantu pak Marta berjualan Cireng. Pria berumur tahun itu begitu bersemangat, terlebih saat sejumlah warga menyerbu dagangan. Berkat kelihaian Aldy menarik pembeli, cireng pun habis terjual. Keuntungan pak Marta hari itu adalah Rp 45.500.

"Kita harus salut dengan perjuangan bapak Marta menjual cireng untuk menghidupi keluarga. Terima kasih ya pak, sudah diajak jualan. Terima kasih senang banget," tutur Aldy saat berpamitan pulang.

Ribuan Buruh Tuntut Peningkatan Kesejahteraan

Ribuan buruh PT Matahari Sentosa yang memproduksi pakaian jadi di Jalan Ciampel, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (6/5) pagi berunjuk rasa. Mereka menuntut peningkatan kesejahteraan karyawan, di antaranya masalah upah, jam kerja, serta hari libur kerja.

Menurut para buruh, upah yang selama ini diterima belum sesuai standar, nilainya sebesar Rp 1,29 juta. Jam kerja pun dianggap tidak wajar karena melebihi delapan jam. Selain itu, pekerja yang sebagian besar perempuan, tidak mendapat waktu libur.

Pengunjuk rasa berharap manajemen PT Matahari Sentosa mau mendengarkan aspirasi mereka. Usai berdemo, para buruh membubarkan diri dengan tertib.

Farhat Memprotes Pengontrak Briptu Norman

Menurut pihak PT Falcon Interactive, kasus kontrak kerja Briptu Norman Kamaru hanya masalah sepele. Pihak Falcon pun optimistis jika kontrak kerjanya dengan Briptu Norman Kamaru tidak salah. Namun, Farhat Abbas tak setuju jika Norman dipakai untuk menyanyikan lagu India.

"Makanya otak bisnis kamu (PT Falcon) dipakai jangan cuma buat ekonomi saja. Jangan cuma cari untung. Pake juga buat budaya. Mana bisa kaya gitu, ini kan Indonesia. Negara yang punya budaya," katanya dalam program Halo Selebriti SCTV, Jumat (6/5).

Sementara pengacara PT Falcon Interactive, Andri W Kusuma, merasa Farhat tak perlu bicara seperti itu. Terlebih, kata-katanya begitu bernada rasis. Seperti isi surat yang dilayangkan Farhat kepada PT Falcon, belum lama ini.

"Saudara Farhat Abbas melalui lembaga swadaya masyarakatnya mengatakan, Kami LSM Hajar Indonesia meminta untuk tidak membudayakan joget, goyang, dan lagu India, dengan alasan tidak layak dan tidak pantas anggota Polri membudayakan budaya India, " kata Andri.

Andri kembali membacakan isi surat Farhat. "Terlebih lagi Anda Direktur PT. Falcon Interactive, juga merupakan keturunan India. Jangan hanya karena adanya pertimbangan ekonomis dan keuntungan pribadi, sehingga mengesampingkan budaya Indonesia. Tembusan: Presiden RI, Kepala Kepolisian RI, dan Jero Wacik," tutupnya.

Tabrak Mobil Mogok di Cipularang, Empat Tewas

Empat orang tewas serta satu orang mengalami luka berat akibat mobil yang mereka tumpangi menabrak truk yang sedang mogok di Tol Cipularang, tepatnya Kilometer 104, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (6/5). Diduga tabrakan maut terjadi karena sopir yang membawa rombongan keluarga ini mengantuk.

Para korban kini berada di Rumah Sakit Efarina Etaham. Tiga orang tewas merupakan satu keluarga yang akan menghadiri pernikahan saudaranya di Jakarta. Satu korban lagi merupakan sopir. Menurut saksi, mobil yang dikemudikan Suhani oleng ke kiri sebelum akhirnya menabrak truk yang sedang mogok.

Ditinggal Suami Jadi TKI, Istri Coba Bunuh Diri

Diduga depresi karena ditinggal suami bekerja ke luar negeri, seorang perempuan mencoba bunuh diri dengan menenggak pestisida. Aksi nekat pelaku diketahui keluarga sehingga nyawanya dapat diselamatkan dengan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Ponorogo, Jawa Timur.

Hingga Jumat (6/5), Yani belum sadarkan diri. Tim medis memasang alat pernafasan pada kedua lubang hidung korban. Dokter juga sudah berusaha mengeluarkan racun di perut perempuan berumur 25 tahun itu. Upaya tim medis belum berhasil maksimal. "Kondisinya makin memburuk," kata dokter Deny Rooseto.

Sejumlah polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi menemukan tiga kaleng obat pestisida yang diduga habis diminum korban. Polisi juga menemukan bekas pecahan kaca dan beberapa pesan yang ditulis korban di kaca almari dan buku harian.

Dugaan sementara korban nekat menenggak racun karen depresi ditinggal suaminya bekerja sebagai tenaga kerja di Malaysia. Apalagi mereka baru menikah dua pekan lalu. Namun untuk memastikan, polisi masih menunggu keterangan dari sejumlah saksi dan korban setelah sadar.