Aci goreng alias cireng merupakan camilan favorit artis Aldiansyah Taher sejak dahulu kala. Aldy kecil kerap menyantapnya saat jam istirahat atau sepulang sekolah. Saat ini, Aldy ingin kembali mencicipi cireng yang rupanya sulit ditemui di Ibu Kota.
Pencarian cireng membawa Aldy ke kawasan Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat. Mantan suami pedangdut Dewi Perssik itu berusaha menemui salah seorang warga yang dikenal mahir membuat cireng. Dan, Aldy pun bertemu dengan sosok pak Marta.
Dengan arahan sang ahli, Aldy berusaha menumbuk dan mencampur beberapa bahan dasar seperti tepung aci, bawang putih, lada, garam, penyedap rasa, dan lainnya. Adonan yang sudah jadi kemudian dibentuk bola dan ditusuk seperti satai. Cireng pun siap disantap setelah terlebih dahulu digoreng selama beberapa menit.
"Ini makanan asli Indonesia, makanan nostalgia," ucap Aldy di Status Selebritis SCTV, Kamis (5/5).
Tak hanya membuat, Adly pun membantu pak Marta berjualan Cireng. Pria berumur tahun itu begitu bersemangat, terlebih saat sejumlah warga menyerbu dagangan. Berkat kelihaian Aldy menarik pembeli, cireng pun habis terjual. Keuntungan pak Marta hari itu adalah Rp 45.500.
"Kita harus salut dengan perjuangan bapak Marta menjual cireng untuk menghidupi keluarga. Terima kasih ya pak, sudah diajak jualan. Terima kasih senang banget," tutur Aldy saat berpamitan pulang.
Kamis, 05 Mei 2011
Ribuan Buruh Tuntut Peningkatan Kesejahteraan
Ribuan buruh PT Matahari Sentosa yang memproduksi pakaian jadi di Jalan Ciampel, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (6/5) pagi berunjuk rasa. Mereka menuntut peningkatan kesejahteraan karyawan, di antaranya masalah upah, jam kerja, serta hari libur kerja.
Menurut para buruh, upah yang selama ini diterima belum sesuai standar, nilainya sebesar Rp 1,29 juta. Jam kerja pun dianggap tidak wajar karena melebihi delapan jam. Selain itu, pekerja yang sebagian besar perempuan, tidak mendapat waktu libur.
Pengunjuk rasa berharap manajemen PT Matahari Sentosa mau mendengarkan aspirasi mereka. Usai berdemo, para buruh membubarkan diri dengan tertib.
Menurut para buruh, upah yang selama ini diterima belum sesuai standar, nilainya sebesar Rp 1,29 juta. Jam kerja pun dianggap tidak wajar karena melebihi delapan jam. Selain itu, pekerja yang sebagian besar perempuan, tidak mendapat waktu libur.
Pengunjuk rasa berharap manajemen PT Matahari Sentosa mau mendengarkan aspirasi mereka. Usai berdemo, para buruh membubarkan diri dengan tertib.
Farhat Memprotes Pengontrak Briptu Norman
Menurut pihak PT Falcon Interactive, kasus kontrak kerja Briptu Norman Kamaru hanya masalah sepele. Pihak Falcon pun optimistis jika kontrak kerjanya dengan Briptu Norman Kamaru tidak salah. Namun, Farhat Abbas tak setuju jika Norman dipakai untuk menyanyikan lagu India.
"Makanya otak bisnis kamu (PT Falcon) dipakai jangan cuma buat ekonomi saja. Jangan cuma cari untung. Pake juga buat budaya. Mana bisa kaya gitu, ini kan Indonesia. Negara yang punya budaya," katanya dalam program Halo Selebriti SCTV, Jumat (6/5).
Sementara pengacara PT Falcon Interactive, Andri W Kusuma, merasa Farhat tak perlu bicara seperti itu. Terlebih, kata-katanya begitu bernada rasis. Seperti isi surat yang dilayangkan Farhat kepada PT Falcon, belum lama ini.
"Saudara Farhat Abbas melalui lembaga swadaya masyarakatnya mengatakan, Kami LSM Hajar Indonesia meminta untuk tidak membudayakan joget, goyang, dan lagu India, dengan alasan tidak layak dan tidak pantas anggota Polri membudayakan budaya India, " kata Andri.
Andri kembali membacakan isi surat Farhat. "Terlebih lagi Anda Direktur PT. Falcon Interactive, juga merupakan keturunan India. Jangan hanya karena adanya pertimbangan ekonomis dan keuntungan pribadi, sehingga mengesampingkan budaya Indonesia. Tembusan: Presiden RI, Kepala Kepolisian RI, dan Jero Wacik," tutupnya.
"Makanya otak bisnis kamu (PT Falcon) dipakai jangan cuma buat ekonomi saja. Jangan cuma cari untung. Pake juga buat budaya. Mana bisa kaya gitu, ini kan Indonesia. Negara yang punya budaya," katanya dalam program Halo Selebriti SCTV, Jumat (6/5).
Sementara pengacara PT Falcon Interactive, Andri W Kusuma, merasa Farhat tak perlu bicara seperti itu. Terlebih, kata-katanya begitu bernada rasis. Seperti isi surat yang dilayangkan Farhat kepada PT Falcon, belum lama ini.
"Saudara Farhat Abbas melalui lembaga swadaya masyarakatnya mengatakan, Kami LSM Hajar Indonesia meminta untuk tidak membudayakan joget, goyang, dan lagu India, dengan alasan tidak layak dan tidak pantas anggota Polri membudayakan budaya India, " kata Andri.
Andri kembali membacakan isi surat Farhat. "Terlebih lagi Anda Direktur PT. Falcon Interactive, juga merupakan keturunan India. Jangan hanya karena adanya pertimbangan ekonomis dan keuntungan pribadi, sehingga mengesampingkan budaya Indonesia. Tembusan: Presiden RI, Kepala Kepolisian RI, dan Jero Wacik," tutupnya.
Tabrak Mobil Mogok di Cipularang, Empat Tewas
Empat orang tewas serta satu orang mengalami luka berat akibat mobil yang mereka tumpangi menabrak truk yang sedang mogok di Tol Cipularang, tepatnya Kilometer 104, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (6/5). Diduga tabrakan maut terjadi karena sopir yang membawa rombongan keluarga ini mengantuk.
Para korban kini berada di Rumah Sakit Efarina Etaham. Tiga orang tewas merupakan satu keluarga yang akan menghadiri pernikahan saudaranya di Jakarta. Satu korban lagi merupakan sopir. Menurut saksi, mobil yang dikemudikan Suhani oleng ke kiri sebelum akhirnya menabrak truk yang sedang mogok.
Para korban kini berada di Rumah Sakit Efarina Etaham. Tiga orang tewas merupakan satu keluarga yang akan menghadiri pernikahan saudaranya di Jakarta. Satu korban lagi merupakan sopir. Menurut saksi, mobil yang dikemudikan Suhani oleng ke kiri sebelum akhirnya menabrak truk yang sedang mogok.
Ditinggal Suami Jadi TKI, Istri Coba Bunuh Diri
Diduga depresi karena ditinggal suami bekerja ke luar negeri, seorang perempuan mencoba bunuh diri dengan menenggak pestisida. Aksi nekat pelaku diketahui keluarga sehingga nyawanya dapat diselamatkan dengan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Ponorogo, Jawa Timur.
Hingga Jumat (6/5), Yani belum sadarkan diri. Tim medis memasang alat pernafasan pada kedua lubang hidung korban. Dokter juga sudah berusaha mengeluarkan racun di perut perempuan berumur 25 tahun itu. Upaya tim medis belum berhasil maksimal. "Kondisinya makin memburuk," kata dokter Deny Rooseto.
Sejumlah polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi menemukan tiga kaleng obat pestisida yang diduga habis diminum korban. Polisi juga menemukan bekas pecahan kaca dan beberapa pesan yang ditulis korban di kaca almari dan buku harian.
Dugaan sementara korban nekat menenggak racun karen depresi ditinggal suaminya bekerja sebagai tenaga kerja di Malaysia. Apalagi mereka baru menikah dua pekan lalu. Namun untuk memastikan, polisi masih menunggu keterangan dari sejumlah saksi dan korban setelah sadar.
Hingga Jumat (6/5), Yani belum sadarkan diri. Tim medis memasang alat pernafasan pada kedua lubang hidung korban. Dokter juga sudah berusaha mengeluarkan racun di perut perempuan berumur 25 tahun itu. Upaya tim medis belum berhasil maksimal. "Kondisinya makin memburuk," kata dokter Deny Rooseto.
Sejumlah polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi menemukan tiga kaleng obat pestisida yang diduga habis diminum korban. Polisi juga menemukan bekas pecahan kaca dan beberapa pesan yang ditulis korban di kaca almari dan buku harian.
Dugaan sementara korban nekat menenggak racun karen depresi ditinggal suaminya bekerja sebagai tenaga kerja di Malaysia. Apalagi mereka baru menikah dua pekan lalu. Namun untuk memastikan, polisi masih menunggu keterangan dari sejumlah saksi dan korban setelah sadar.
Tentang Gosip Foto Ciuman itu, Norman Santai...
Foto lelaki mirip Briptu Norman Camaru sedang berciuman dengan seorang wanita beredar di dunia maya. Hingga kini, Polri masih mengusut kebenaran foto tersebut. Kendati demikian, Norman santai menanggapi hal tersebut.
"Ya santai aja sih. Biasa aja itu mah, soal biasa," katanya dalam tayangan infotainmen Halo Selebritis, Jumat (6/5).
Begitu pula dengan Dansat Brimob Gorontalo AKBP Anang Supena, menurutnya tidak apa-apa berfoto agar tak dibilang sombong karena sudah menjadi artis di ibukota. "Kalau fans itu ya biasa aja. Foto atau ciuman juga engga apa-apa daripada nanti dikira sombong," ucapnya.
Artis tampan Indra Bruggman setali tiga uang dengan komandan Briptu Norman. Menurut Indra, kalau memang dia mau ciuman atau sekadar pelukan, itu adalah haknya sebagai seorang manusia dan laki-laki.
Sementara itu, Nova Eliza artis iklan dan sinetron itu punya pendapat lain. "Dia kan polisi yah. Dan walaupun dia sudah tenar, yah menurut aku dia punya kode etik di kepolisian," katanya.
"Ya santai aja sih. Biasa aja itu mah, soal biasa," katanya dalam tayangan infotainmen Halo Selebritis, Jumat (6/5).
Begitu pula dengan Dansat Brimob Gorontalo AKBP Anang Supena, menurutnya tidak apa-apa berfoto agar tak dibilang sombong karena sudah menjadi artis di ibukota. "Kalau fans itu ya biasa aja. Foto atau ciuman juga engga apa-apa daripada nanti dikira sombong," ucapnya.
Artis tampan Indra Bruggman setali tiga uang dengan komandan Briptu Norman. Menurut Indra, kalau memang dia mau ciuman atau sekadar pelukan, itu adalah haknya sebagai seorang manusia dan laki-laki.
Sementara itu, Nova Eliza artis iklan dan sinetron itu punya pendapat lain. "Dia kan polisi yah. Dan walaupun dia sudah tenar, yah menurut aku dia punya kode etik di kepolisian," katanya.
Syahrini: Terima Kasih Mas Anang
Belum lama Syahrini mengatakan bahwa kesuksesannya di kancah musik Indonesia berkat kerja kerasnya sendiri. Tapi kini ia berterima kasih kepada Anang Hermansyah sebagai mantan rekan duetnya. Apakah Syahrini merasa bersalah dengan pernyataannya dulu?
"Iyah aku mau terima kasih sama mas Anang, karena berkat dia, aku jadi seperti sekarang ini, bisa sukses. Dan nanti di single kedua aku dalam album yang baru, aku juga pake lagunya Mas Anang. Jadi, aku makasih banget sama dia," katanya di Halo Selebriti SCTV, Jumat (6/5).
Permasalahan lama mengenai pecah kongsi antara Syahrini dengan Anang memang kembali terkuak. Di satu pihak ada yang bilang kalau Ananglah yang telah mendepak Syahrini dari kontrak duetnya.
Sedangkan di pihak lain ada juga yang berkata Syahrini yang meninggalkan Anang demi bersolo karier setelah sukses berduet dengan Anang, dan ada lagi yang berkata kalau Ashanty yang mempengaruhi Anang untuk mendepak Syahrini sebagai rekan duetnya.
Tak hanya itu, beredar pula kabar tidak mengenakkan yang menyebutkan bahwa pembagian royalti nada sambung Jangan Memilih Aku yang menembus angka Rp 8 miliar itu tidak merata. Kabarnya, Syahrini hanya diberi royalti Rp 150 juta yang dibayarkan berkala per enam bulan sekali.
"Iyah aku mau terima kasih sama mas Anang, karena berkat dia, aku jadi seperti sekarang ini, bisa sukses. Dan nanti di single kedua aku dalam album yang baru, aku juga pake lagunya Mas Anang. Jadi, aku makasih banget sama dia," katanya di Halo Selebriti SCTV, Jumat (6/5).
Permasalahan lama mengenai pecah kongsi antara Syahrini dengan Anang memang kembali terkuak. Di satu pihak ada yang bilang kalau Ananglah yang telah mendepak Syahrini dari kontrak duetnya.
Sedangkan di pihak lain ada juga yang berkata Syahrini yang meninggalkan Anang demi bersolo karier setelah sukses berduet dengan Anang, dan ada lagi yang berkata kalau Ashanty yang mempengaruhi Anang untuk mendepak Syahrini sebagai rekan duetnya.
Tak hanya itu, beredar pula kabar tidak mengenakkan yang menyebutkan bahwa pembagian royalti nada sambung Jangan Memilih Aku yang menembus angka Rp 8 miliar itu tidak merata. Kabarnya, Syahrini hanya diberi royalti Rp 150 juta yang dibayarkan berkala per enam bulan sekali.
Langganan:
Postingan (Atom)